Rabu, 04 November 2020
Anxiety Disorder
Post Traumatic Stress Disorder
Post Traumatic Stress Disorder
Skizofrenia
Skizofrenia
Bipolar Disorder
Bipolar Disorder
Seasonal Affective Disorder
Seasonal Affective Disorder
Seasonal Affective Disorder (SAD) atau biasa disebut juga Gangguan Afektif Musiman adalah Suatu gangguan suasana hati yang ditandai oleh depresi, yang terjadi pada waktu sama setiap tahun.
Kasus SAD lebih banyak dijumpai di negara dengan empat musim. Meskipun dmikian, kemungkinan SAD dialami penduduk di negara dua musim juga masih terbuka lebar. SAD sebenarnya adalah suatu kondisi siklik musiman. Artinya bahwa gejala yang dialami muncul dan hilang pada waktu yang sama setiap tahun.
Di negara empat musim, gejala gangguan ini biasanya muncul selama akhir musim gugur atau awal musim dingin. Gejala ini kemudian hilang ketika hari menjadi lebih cerah seperti pada musim semi dan musim panas.
Penyebab :
1. Jam biologis (ritme sirkadian).
Kurangnya sinar matahari di musim gugur dan musim dingin dapat mengganggu jam internal tubuh yang memungkinkan kita tahu kapan harus tidur atau terjaga.
2. Melatonin meningkat.
Perubahan musim dapat mengganggu keseimbangan hormon melatonin yang berperan dalam pola tidur dan suasana hati.
3. Penurunan Serotonin.
Penurunan serotonin, zat kimia otak (neurotransmitter) yang mempengaruhi suasana hati, mungkin juga berpengaruh dalam gangguan afektif musiman.
Gejala :
1. Depresi.
2. Merasa putus asa.
3. Merasa cemas.
4. Banyak tidur.
5. Kehilangan minat dalam kegiatan yang biasanya disukai.
6. Sulit berkonsentrasi dan mengolah informasi
Perawatan dan Pengobatan :
1. Terapi Cahaya.
2. Obat-obatan.
3. Psikoterapi.
Psikologi
Psikologi
- Laboratorium Wundt
Pada tahun 1879, Wilhelm Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di Universitas Leipzig, Jerman. Ditandai dengan berdirinya laboratorium ini, maka metode ilmiah untuk lebih memahami manusia telah ditemukan walaupun belum terlalu memadai.